Showing posts with label Family Health. Show all posts
Showing posts with label Family Health. Show all posts

Cek Kesehatan lewat Warna Air Seni

Monday, December 21, 2009

BEGITU besarnya peran air bagi manusia. Air berfungsi mengantarkan mineral, vitamin, protein, dan zat gizi lainnya ke seluruh tubuh. Keseimbangan dan temperatur tubuh juga sangat bergantung pada air. Air adalah sumber kehidupan.

Banyak penelitian membuktikan manfaat air untuk kesehatan, bukan sekadar penghilang dahaga. Air merupakan pelumas jaringan tubuh, sekaligus bantalan sendi, tulang, dan otot. Air berfungsi menjaga darah mempunyai volume dan kekentalan yang cukup.

Fungsi lainnya adalah pengatur suhu tubuh. Air minum dalam konsumsi cukup mampu mendorong racun atau toksin dalam tubuh melalui keringat, air seni, dan pernapasan.
Lebih lanjut, seperti dirangkum MSN, Senin (21/12/09), minum air putih membantu pembakaran lemak, menurunkan demam, meringankan sembelit, membentuk otot tubuh, meringankan saluran hidung tersumbat, memerangi sakit perut sampai dengan memperbaiki mood seseorang.

Sebanyak 95 persen tubuh terdiri atas air, sehingga berperan besar sebagai pengangkut zat gizi agar sel-sel tubuh tidak kelaparan. Sebagai contoh, otak “kelaparan” karena gangguan suplai glukosa dan oksigen menyebabkan lesu, lelah, dan memicu timbulnya stroke (biasanya karena sumbatan pembuluh darah).

Dikutip dari In Your Body’s Many Cries for Water, Dr Fereydoon Batmanghelidj berpendapat, tubuh bisa salah menafsirkan sinyal rasa haus sebagai rasa sakit. Nah, air putih bisa menjadi obat seluruh penyakit, mulai sakit kepala dan depresi, sampai asma dan radang sendi.

Sudah jadi pengetahuan umum bahwa konsumsi air putih yang direkomendasikan para ahli setidaknya delapan gelas sehari, bahkan meski tubuh dalam kondisi bugar. Alasannya, air dibutuhkan untuk mengisi ulang tubuh yang kehilangan banyak cairan, lewat urin, keringat, dan pernapasan. Perlu diketahui, dalam sehari manusia dapat kehilangan sekira 1,5 liter cairan tubuh.

Salah satu cara untuk mengetahui apakah kadar air dalam tubuh Anda mencukupi untuk kebutuhan setiap hari adalah dengan melihat warna air seni. Jika air seni berwarna lebih gelap dan pekat, itu pertanda ginjal Anda bekerja keras menyaring kotoran ataupun racun. Untuk itu, Anda butuh bantuan air dalam jumlah cukup untuk membersihkannya. Sebaliknya, jika warna air seni Anda terang, itu artinya kadar air dalam tubuh Anda mencukupi.

ref:okezone

Read More..

Bergerak, Kunci Utama Kesehatan Jantung

Walau medis sekarang sudah semakin canggih dan mempunyai keakuratan yang tinggi terhadap penangan masalah penyakit jantung, Sayangnya, mayoritas masyarakat melupakan cara paling dasar untuk mencegah penyakit ini, yakni olahraga dan menjaga berat badan ideal.

Menurut para pakar kesehatan, seseorang yang sehat dan bugar pun tidak selalu dapat mengelak dari penyakit jantung. Oleh karena itu, kita perlu mengenali berbagai faktor risiko penyakit yang mematikan ini.

Dalam sebuah survei yang dilakukan oleh American Heart Association ditemukan bahwa 59 persen responden mengatakan tidak pernah melakukan aktivitas olahraga. "Seharusnya masyarakat semakin fokus menjaga berat badan dan lingkar pinggang," kata Dr. Donald M.Lloyd-Jones, ketua komite kesehatan jantung.

Menurut Jones, ada sejumlah faktor risiko penyakit jantung yang dapat dikurangi atau dicegah, yakni kelebihan kolesterol, diabetes, hipertensi, merokok, stres, kegemukan, serta kurangnya aktivitas fisik. "Pada kelompok responden yang lebih muda, justru kesadarannya paling buruk," kata Jones.

Sayangnya, penderita kerap kali tidak menyadari hal itu selama bertahun-tahun sampai terjadi komplikasi yang berbahaya, seperti stroke, serangan jantung, atau gagal ginjal. Faktor lain yang perlu diperhatikan adalah faktor keturunan. Oleh sebab itu perlu ada pengendalian faktor-faktor risiko.

Read More..

Rahasia Badan Bugar Setiap Hari

Tuesday, December 15, 2009

Kunci utamanya adalah tetep olahraga.. walau hanya sesaat, sempatkanlah untuk berolahraga secara teratur.

Olahraga yang dilakukan 3-5 kali setiap minggu selama 30-60 menit sangat bermanfaat untuk kesehatan tubuh. Namun, ada banyak alasan yang membuat orang tidak berolahraga.

Berikut ini beberapa saran singkat berolahraga yang dapat dilakukan siang hari.

* Jalan kaki. Di kantor tidak ada tempat fitnes? Bukan alasan untuk tidak berolahraga. Anda bisa menggantinya dengan berjalan kaki selama 30 menit. Takut sinar matahari? Cobalah berjalan kaki di di dalam kantor. Dengan berjalan selama setengah jam, Anda bisa membakar 100-300 kalori, tergantung berat badan dan kecepatan jalan. Akan lebih baik bila Anda berjalan di tanjakan. Bukan hanya kalori yang dibakar, tapi bokong juga akan lebih kencang. Anda mau coba naik-turun tangga?

* Lakukan push up. Melakukan push up, sit up, atau squats sebanyak dua set, dengan masing-masing sebanyak delapan hitungan akan membuat perut lebih kencang. Lakukan gerakan tersebut di ruangan Anda. Untuk push up, kalau terasa sulit, Anda bisa melakukan push up di dinding.

* Naikkan intensitas. Kalau waktu Anda terbatas, naikkan intensitas latihan. Dengan begitu kalori yang terbakar akan lebih banyak. Sebagai contoh, jika Anda berjalan di treadmil dengan kecepatan enam km per jam selama 30 menit, yang terbakar 120 kalori. Namun, kalau kecepatan Anda naikkan menjadi 6,8 km per jam ditambah tiga persen kemiringan, kalori yang terbakar 185.

* Angkat beban. Supaya otot menjadi kencang, jangan lupa melakukan angkat beban di antara jadwal rutin olahraga. Agar hasilnya maksimal, naikkan beban latihan atau gerakan dipercepat. Kalau biasanya Anda mengangkat beban lima kg dengan 15 hitungan, coba angkat 6-7,5 kg dalam 8-10 angkatan. Sebaiknya Anda mencoba dari yang teringan. Bila sudah kuat, naikkan secara bertahap.

* Dibagi-bagi. Jika tidak bisa melakukan latihan sekaligus, tak perlu khawatir, Anda bisa menyicilnya. Misalnya lakukan 10-20 menit pada pagi dan sore hari, serta 20 menit pada siang hari.

ref:Kompas

Read More..

Bolehkah Ibu Positif HIV Menyusui Bayinya ??

Thursday, December 10, 2009

Ini dia yang masih banyak mengandung banyak pertanyaan di benak ibu-ibu di Negeri ini, untuk lebih jelasnya mending Anda baca terus sampai habis atikel di bawah. :)

Seorang ibu yang positif mengidap HIV dan mengkonsumsi obat antiretroviral dapat menyusui secara eksklusif enam bulan pada bayinya, tanpa menularkan virus HIV-nya kepada sang bayi. Ini hasil penelitian NACA (National Agency for the Control of AIDS ) Nigeria di Bostwana, Nigeria. Demikian siaran pers yang dikeluarkan Asosiasi Ibu Menyusui Indonesia di Jakarta, Kamis (10/12), yang ditandatangani Mia Susanto, Ketua Asosiasi Ibu Menyusui Indonesia (AIMI).

Dalam siaran pers tersebut disebutkan, hasil penelitian NACA Nigeria tersebut dirilis oleh Profesor John Idoko, Direktur NACA Nigeria, pada 26 November lalu. Tema tulisan ilmiahnya adalah "Universal Access and Human Rights',Closing the Wide Gap in Preventing Mother To Child Transmission (PMTCT)".

Mia Susanto menyatakan menyambut positif penelitian NACA Nigeria tersebut. Sebelum ada pengumuman dari hasil penelitian ini,pihak internasional masih ragu untuk menyarankan ibu yang positif HIV untuk menyusui bayi mereka. "Dengan adanya hasil penelitian ini, ketakutan bahwa bayi yang lahir dari ibu positif HIV akan tertular melalui air susu ibunya menjadi terminimalisir. Selama ibu positif HIV tersebut mengkonsumsi obat antiretroviral," jelasnya.

Lebih lanjut dia mengatakan, sedari awal AIMI selalu menyarankan agar ibu dapat menyusui secara esklusif bayinya, walaupun dalam keadaan sakit. Pertimbanganya, selain bayi dapat segala kebaikan dari air susu ibu (ASI), juga sang bayi mendapat antibod i dari ibu terhadap penyakit tersebut.

Bayi baru lahir sangat rentan terkena infeksi ataupun berbagai penyakit yang berjangkit di lingkungan sekitarnya. Cara terbaik untuk melindungi bayi tersebut dari infeksi dan berbagai penyakit adalah dengan memberi ASI.

"Mengapa demikian? Karena ASI adalah asupan nutrisi yang paling higienis, yang memiliki gizi paling lengkap, dan terutama memiliki kandungan antibodi yang dihasilkan oleh tubuh ibunya. Antibodi inilah yang tidak dimiliki susu pengganti manapun, yang bisa melindungi bayi dari infeksi sekitarnya," kata Mia.

Mia menegaskaan, pemberian ASI tidak bisa dibandingkan atau digantikan dengan pemberian susu formula. Sebab, susu formula bukanlah produk steril. "Belum lagi untuk proses penyajiannya yang memerlukan tempat dan air, yang belum tentu disterilkan terlebih dahulu. Maka, pemberian susu formula akan meningkatkan bahaya berbagai penyakit infeksi dan mal-nutrisi," katanya.

Adanya rekomendasi dari NACA Nigeria tersebut, tekan Mia, semakin menguatkan gerakan AIMI dalam mendorong pemerintah dan pihak swasta untuk memberikan dukungan terhadap ibu menyusui.

Dalam siaran pers AIMI ini, diungkap pula mengenai lanju pertumbuhan penderita HIV-AIDS. Yakni, Indonesia termasuk negara dengan laju pertumbuhan penderita kasus HIV- AIDS yang tercepat di Asia. Dalam setahun diperkirakan terjadi satu juta kasus baru HIV di Indonesia. Tragisnya 92 persen di antaranya adalah usia produktif termasuk anak dan remaja.

Mengutip laporan yang dikeluarkan Departemen Kesehatan RI, hingga September 2009, dilaporkan sudah 464 anak Indonesia berusia di bawah 15 tahun, positif terinfeksi HIV AIDS. Sebagian besar terinfeksi karena lahir dari ibu yang positif HIV.

Jumlahnya itu kemungkinan lebih besar lagi karena semua kasus belum tentu dilaporkan. Sebagamani di negara-negara lain, di Indonesia pun maslah HIV-AIDS adalah fenomena gunung es.

Bayi atau anak penderita HIV-AIDS diperkirakan kian meningkat pesat. Bertambahnya prevalensi ini diduga mudahnya jalur penularan, yakni pada saat selama kehamilan, persalinan, atau selama menyusui. Orang dengan HIV-AIDS (ODHA) yang tidak mendapat terapi ARV berisiko 15 45 persen anaknya tertular HIV-AIDS.

Berdasarkan berbagai fakta-fakta tersebut, tegas Mia Sutanto, AIMI mendorong pemerintah dan swasta, terutama yang bergerak di bidang kesehatan, untuk memberikan dukungan kepada ibu penderita HIV untuk tetap menyusui bayinya.

ref:kompas.com

Read More..

Perhatikan Kepribadian Awal Bayi Anda

Monday, December 7, 2009

SETELAH usia 4 atau 5 bulan, kepribadian bayi Anda akan mulai terlihat. Anda akan mulai bisa menduga, apa yang bikin dia kesal atau terganggu. Nah, pilih karakteristik yang paling sesuai dengan temperamen dia (mungkin saja lebih dari satu). Setelah itu, cobalah tip berikut ini untuk membuat dia (dan Anda!) lebih bahagia.

Pemalu atau Mudah Takut

Karakter sifat utama: Sering tak mau dilepas dan mudah gelisah.

Tantangan: Bertemu orang baru, berada diantara banyak orang, da-dah ketika orangtuanya harus berangkat kerja.

Strategi menenangkan: Jangan paksa dia berinteraksi dengan orang lain. Tapi juga jangan terlalu mengisolasi dia dari orang lain. Dengan lembut perkenalkan dia pada situasi lingkungan sekeliling yang baru.

Mudah Ngambek

Karakter sifat utama: Suka semaunya sendiri, sering menangis dan gampang kesal.

Tantangan:Mainan-mainan yang agak susah diutak-atik, beranjak dari permainan atau situasi yang asyik dan menyenangkan, perubahan dari suatu rutinitas.

Strategi menenangkan: Bayi dengan sifat seperti ini mudah marah, jadi cobalah lebih sabar. Akan membantu kalau Anda memberikan dia masa transisi di antara berbagai kegiatannya. Jangan biarkan dia menyentuh mainan atau buku di toko bila Anda tak membelinya. Disiplinlah pada rutinitas yang menenangkan.

Sensitif

Karakter sifat utama: Gampang resah dan rewel.

Tantangan: Pakaian yang tak nyaman, merasa terlalu panas atau terlalu dingin, lingkungan yang berisik, tempat yang terlalu terang.

Strategi menenangkan: Hindari kain-kain yang gatal seperti wool, dan gunting label pakaian yang bisa mengganggunya. Pilih tempat belanja terdekat kalau mengajak dia, karena bayi dengan sifat seperti ini mudah ngambek dan berapi-api.

Selalu Ceria

Karakter sifat utama: Tidak rewel dan mudah tersenyum

Tantangan: Sedikit sekali. Tapi, bahkan anak yang paling manis pun bisa rewel.

Strategi menenangkan: Anda termasuk beruntung! Bayi seperti malaikat ini jarang sekali membutuhkan penanganan khusus.

Aktif

Karakter sifat utama: Maunya bergerak terus, tak mau diam.

Tantangan: Duduk diam selama beberapa waktu tertentu, sebut misalnya di restoran, duduk tenang di kursi makan.

Strategi menenangkan: Saat di mobil menempuh perjalanan yang lumayan jauh, sering-seringlah berhenti agar dia bisa bebas dari tempat duduknya. Sediakan mainan seperti bola-bola yang bisa melambung dan peralatan olah raga yang jumlahnya cukup, untuk mengimbangi energinya yang seolah tak terbatas.

ref: Parenting Indonesia

Read More..

Deteksi Dini 12 Kanker Sekaligus

Monday, November 23, 2009

JIKA umumnya deteksi dini kanker dilakukan lewat pemeriksaan penanda tumor tunggal, konsep terbaru menawarkan 12 penanda tumor dalam sekali pemeriksaan alias 12 in 1.

Siapa tak ngeri mendengar kata kanker. Penyebab kematian terbesar ke-2 di dunia dan ke-7 di Indonesia ini terus menjadi momok menakutkan. The International Agency for Research on Cancer (IARC) dalam World Cancer Report 2009 memperkirakan pada 2010 kanker akan menjadi penyebab kematian utama di seluruh dunia.

Kabar baiknya, kemajuan teknologi memungkinkan orang melakukan deteksi dini atas beragam jenis tumor atau kanker. Walau bagaimanapun, mencegah lebih baik daripada mengobati, kan? Prinsip ini juga dipegang dunia kedokteran saat ini yang sudah lebih mengarah pada upaya pencegahan penyakit ketimbang pengobatan yang menelan banyak biaya dan membuat pasien lara.

Sebagai konsekuensinya, pemeriksaan sampel darah di laboratorium klinik tidak hanya berlaku bagi si sakit, orang sehat pun dianjurkan melakukan tes darah sebagai langkah "waspada" dan deteksi dini atas kemungkinan terjangkit penyakit tertentu. Hal ini penting, terlebih kanker yang hingga kini penyebabnya belum diketahui secara pasti dan acap kali muncul tanpa gejala.

Disinyalir kanker berasal dari sel di dalam tubuh kita yang disebabkan sesuatu hal lantas tumbuh secara abnormal (sangat cepat dan tidak terkontrol). Sel yang mengganas ini dapat menyusup dan menekan jaringan tubuh sehingga memengaruhi fungsi organ tubuh normal.

Penanggung jawab laboratorium patologi RS Kanker Dharmais (RSKD) Jakarta Dr Agus Kosasih SpPK mengatakan, diagnosis kanker terbilang rumit dan tidak bisa ditentukan hanya dengan satu pemeriksaan saja.

"Untuk seseorang yang sudah 'dicurigai' terkena kanker, diagnosis ditegakkan melalui pemeriksaan dokter dan serangkaian tes patologi anatomi penunjang. Namun, bagi mereka yang sehat, silakan saja melakukan skrining alias deteksi dini kanker di laboratorium klinik," ujar Agus dalam temu media di Laboratorium Klinik Prodia Kramat Raya, Jakarta Pusat,Selasa (17/11).

Hingga kini tak kurang 100 jenis kanker telah ditemukan, dengan 14 jenis kanker tersering dialami. Antara lain kanker payudara, rahim, ovarium, prostat, hati, paru, lambung, kerongkongan, kolorektal (usus besar dan anus), pankreas, testis, kandung kemih, tiroid,dan endometrium. Kendati tidak semua jenis kanker dapat dicegah, angka kematian dapat ditekan melalui deteksi dini dan pengobatan tepat.

Dalam ranah deteksi dini kanker, pemeriksaan dini kanker payudara (USG atau mamografi) dan rahim (papsmear) belakangan populer di Indonesia mengingat gencarnya penyuluhan dan publikasi atas kedua jenis kanker terbesar yang menimpa para Srikandi Indonesia tersebut.

Teknik imaging (pencitraan) merupakan sarana deteksi dini yang umum dipakai. Sayangnya, teknik ini memiliki kelemahan yakni mahal, kurang sesuai untuk skrining populasi skala besar, dan diperlukan ukuran tumor tertentu agar bisa terdeteksi.

Untuk itu, pemeriksaan penanda tumor (tumor marker) menjadi pilihan lain untuk skrining karena bersifat non-invasif dan mudah dilakukan. Tumor marker adalah substansi yang dikeluarkan oleh sel tumor atau bagian tubuh lainnya sebagai respon terhadap adanya pertumbuhan sel tumor. Sebagai catatan, sebuah kanker dapat bermula dari sel tumor yang mengganas.

Melalui pemeriksaan sel atau cairan tubuh (misalnya darah atau urine),tumor marker dapat mendeteksi ukuran dan sifat kanker seperti agresivitas kanker serta respon terapi. Agus menegaskan, fungsi utama pemeriksaan tumor marker adalah untuk pemantauan, bukan diagnosis.

Pada pasien yang sudah positif kanker dan sedang menjalani terapi, dianjurkan melakukan pemeriksaan tumor marker 3 bulan sekali guna memantau efektivitas terapi. "Untuk orang sehat, setahun sekali juga sudah cukup," tukasnya.

Sejak ditemukan pada 1846,tumor marker telah mengalami perkembangan. Secara umum, orang biasanya melakukan pemeriksaan tumor marker konvensional, baik yang bersifat tunggal (single marker) ataupun panel (multiple markers).

"Kombinasi tumor marker atau panel tumor markerbertujuan meningkatkan sensitivitas deteksi sehingga bisa dipakai untuk skrining. Akan tetapi, hasil positif palsu (spesifisitas) berkurang dan biayanya relatif mahal," ungkap Marketing Communication Manager Prodia, Ampi Retnowardani.

Perkembangan teknologi di bidang proteomic dan protein chip (microarray) lantas mendorong terciptanya Biomarker C-12 Protein Chip, yakni suatu analisis paralel dari 12 tipe penanda tumor yang berbeda dalam 1 (satu) pemeriksaan. Konsep baru skrining kanker ini sudah hadir di Indonesia, tepatnya di laboratorium klinik Prodia sejak awal November 2009 ini.

"Dalam hal ini kami bekerja sama dengan HSC Medical Centre Kuala Lumpur, Malaysia, dalam hal penyediaan reagen dan pemeriksaan untuk menentukan hasilnya," kata Ampi.

Biomarker C-12 Protein Chip merupakan konsep baru skrining kanker untuk mendeteksi beberapa jenis penanda tumor dengan hanya satu kali pemeriksaan. Dengan metode deteksi chemilumiscence, pemeriksaan ini mampu menganalisis secara paralel 12 penanda tumor, yaitu CA19-9, NSE, CEA, CA242, Ferritin, HCG, AFP, f-PSA, PSA, CA-125, HGH, CA15-3.

Dibanding pemeriksaan terdahulu, Biomarker C-12 Protein Chip memiliki sejumlah keunggulan. Di antaranya akurasi lebih tinggi serta lebih efisien dalam hal waktu dan biaya (karena dalam satu pemeriksaan diperoleh 12 hasil penanda tumor sekaligus). Selain itu, sampel darah yang diperlukan cukup 2 cc. Padahal, jika menggunakan pemeriksaan tunggal untuk 12 macam tumor marker biasanya diperlukan sekitar 10 cc darah.

"Jika Anda melakukan pemeriksaan tunggal untuk 12 macam tumor marker, biayanya sekitar Rp3juta-Rp4juta. Dengan Biomarker C-12ProteinChip, biaya bisa ditekan menjadi Rp1,5 juta. Kami juga memberikan potongan harga 20 persen hingga akhir bulan ini," beber Ampi.

Teknologi memang kian memudahkan manusia,dan Biomarker C- 12 Protein Chip sebagai terobosan baru layak dicoba,terutama untuk pemantauan terapi kanker. Bagi Anda yang sehat dan selepas melakukan pemeriksaan Biomarker C-12 Protein Chip hasilnya dinyatakan negatif tumor, bolehlah berlega hati, tapi harus tetap waspada.

Sebaliknya jika hasilnya positif, jangan keburu patah arang. Konsultasikan ke dokter untuk mendapatkan pemeriksaan lanjutan.

ref:okezone.com

Read More..

Keinginan Seks Rahasia Laki-laki

Meskipun telah menikah, tidak selamanya lelaki nyaman membicarakan soal seks dengan pasangannya, banyak juga di antara mereka yang merasa ragu mengungkapkan sejumlah rahasia seksual dan memilih menyembunyikannya.

Menurut penelitian yang dipublikasikan di dalam The Journal of Sex and Marital Therapy, satu dari 10 laki-laki menyimpan rahasia seksual yang serius dari pasangannya. Lantas, apa saja yang termasuk ke dalam rahasia itu? Berikut kutipan yang dilansir dari Lovingday :

1. Seks Dua Kali Lipat

Sebuah studi menunjukkan, kaum lelaki sebenarnya menginginkan ML dengan pasangan sebanyak dua kali lipat dari yang mereka dapatkan saat ini. Tetapi tidak semua lelaki berani membicarakan hal ini dan memillih membisu karena beberapa pertimbangan.

Misalnya, mereka khawatir membawa subyek itu sebagai topik obrolan akan membuat hubungan dengan pasangan menjadi buruk. Selain itu, mereka juga khawatir bahwa hal yang membuat Anda sering tidak bergairah adalah karena kemampuan ML mereka di bawah rata-rata.

Ironisnya, sebuah penelitian lain menyebutkan kehidupan seksual yang memuaskan memiliki koneksi terhadap stabilitas hubungan jangka panjang suatu pasangan. Oleh karena itu, jika selama ini suami merupakan pihak yang selalu berinisiatif mengajak naik ke tempat tidur sementara sang perempuan cukup sering menolaknya, sudah waktunya mengubah pola tersebut. Tidak ada salahnya jika sang perempuan sesekali memberikan isyarat lebih dulu kepada suami untuk mengajaknya bercinta. Ajak dengan godaan dan cumbuan di luar kebiasaan untuk memberikan kesan Anda bisa juga merayunya seperti perempuan nakal.

2. Cumbu Rayu Rekan Kerja

Bukan hal baru jika lingkungan kerja merupakan tempat yang menyimpan cukup banyak intrik dan skandal. Janet Lever, Ph.D., seorang sosiolog di California State University, Los Angeles mengungkapkan, dua pertiga orang Amerika melaporkan lingkungan kerja mereka penuh cumbu rayu.

Apalagi lingkungan kantor merupakan tempat kebanyakan orang menghabiskan sebagian besar waktu mereka untuk bekerja. Tidak mengherankan jika banyak para pakar seksual memberikan kesimpulan jika perasaan khusus terhadap rekan kerja kerap bersemi di sana.

Namun Lever mengungkapkan, kondisi itu tidak terlalu serius. Berdasarkan penelitiannya, hanya 9% dari semua cumbu rayu itu yang akhirnya membuat seseorang memutuskan untuk meninggalkan pasangannya. Anda baru boleh cemas apabila si dia mulai menunjukkan tanda-tanda lain daripada biasanya.

Misalnya, dia yang selama ini tampil cuek mulai memberikan perhatian lebih terhadap penampilannya, kehidupan seksual mengering, dia kerap menyebutkan satu nama rekan kerja lebih sering daripada nama rekan kerja lain, atau dia tiba-tiba sering pulang terlambat dengan alasan lembur. JIka tanda-tanda ini mulai terlihat, coba sikapi dengan dewasa dan ubah sikap Anda terhadap suami.

3. Fantasi Sesama Jenis

Berdasarkan penelitian Barry McCarthy, Ph.D, seorang psikolog sekaligus penulis buku Discovering Your Couple Sexual Style, ada lelaki yang menyimpan fantasi seksual terhadap sesama jenisnya. "Di urutan keempat, fantasi seksual yang paling umum dimiliki lelaki normal adalah berhubungan seks dengan lelaki lain, khususnya oral seks," ujarnya.

Namun kebanyakan laki-laki tidak berniat merealisasikannya. Menurut McCarthy, mayoritas lelaki yang memiliki fantasi seperti itu belum tentu gay ataupun biseksual. Bisa jadi, mereka hanya menginginkan petualangan baru yang tidak biasa dari kehidupan sehari-harinya.

ref:inilah.com

Read More..

Mengoptimalkan Tinggi Badan Anak

Tuesday, November 17, 2009

Secara genetik, orang-orang yang tinggal di Asia seperti Jepang dan Indonesia memang memiliki ukuran tinggi badan lebih pendek dibanding orang Barat sana. Namun, genetik orangtua yang pendek bukanlah "vonis mati" bahwa anaknya juga bakalan pendek.

"Buktinya, anak-anak di Jepang saat ini cenderung tinggi-tinggi badannya, lho. Sebaliknya, anak-anak Eropa masa kini konon lebih pendek dari orang tuanya, yang kemungkinan disebabkan gaya hidup dan pola makan orangtuanya yang buruk," ujar ahli tulang Dr Brilliantono SpOT FICS MD PhD MBA dalam acara temu media "Boneeto If I'am Taller Contest" yang diselenggarakan PT Fonterra Brands Indonesia di Jakarta, Sabtu (14/11).

Dokter yang berpraktik di Halimun Medical Centre Jakarta itu mengungkapkan, tinggi badan anak bisa dioptimalkan melalui asupan gizi yang baik dan aktivitas olahraga yang tepat.

Seperti kita ketahui, usia bayi hingga remaja merupakan masa tumbuh kembang yang kritis. Pasalnya, masa ini merupakan pertumbuhan dasar yang akan memengaruhi dana menentukan perkembangan anak selanjutnya.

"Pertumbuhan dan perkembangan yang terjadi bisa sangat cepat. Sebab itu, kalau beli baju atau sepatu untuk anak tidak usah yang terlalu mahal atau bermerek terkenal. Paling-paling dalam 3-6 bulan sudah harus ganti lagi," tukas Toni, sapaan akrab Brilliantono.

Masa-masa emas tersebut tentu tidak boleh diabaikan karena tidak akan berulang. Pada masa balita misalnya, selain pertumbuhan fisik, juga terjadi perkembangan kemampuan berbahasa, kreativitas, kesadaran sosial, emosional, kecerdasan yang merupakan landasan bagi perkembangan selanjutnya.

Perlu diketahui juga bahwasanya pertumbuhan fisik akan memengaruhi perkembangan motorik anak. Toni menegaskan, asupan nutrisi berperan penting dalam proses tumbuh kembang anak, terlebih pada usia bayi sampai remaja dimana tulang dan gigi, otak dan syaraf serta fisik, sedang tumbuh dan berkembang pesat.

"Bila tumbuh-kembang tidak baik, tinggi badan anak biasanya tidak bertambah secara optimal, berat badan tidak bertambah atau berkurang, serta terganggunya perkembangan fisik dan kognitif anak," beber Toni yang bertahuntahun menimba ilmu di Jepang.

Orangtua dapat dengan mudah melihat atau mengukur pertumbuhan anak melalui salah satu indikator utama, yaitu tinggi badan. Tinggi badan adalah hal paling mudah diamati. Selain dipengaruhi faktor genetis dan hormonal, nutrisi juga merupakan faktor yang berperan penting.

Gangguan kesehatan anak dapat berakibat pada pencapaian tinggi badan yang tidak optimal, yang mana anak cenderung lebih pendek dari anakanak sebaya lainnya.

"Anak yang terganggu gizinya bisa diamati dari badannya yang kurus tapi tidak pendek; tidak kurus tapi pendek; atau pendek dan kurus. Nah, penanganan gangguan gizi pada anak yang pendek dan kurus menjadi prioritas utama. Dalam kasus ini,kemungkinan ada gangguan akut yang juga sudah kronis," katanya.

Mengingat genetik orang Indonesia yang tidak terlalu tinggi,ratarata orangtua menginginkan anaknya berbadan tinggi. Lantas, upaya apa yang bisa dilakukan untuk mengoptimalkan tinggi badan si kecil? Salah satu yang paling populer adalah asupan kalsium dari susu yang penting untuk pertumbuhan tulang dan gigi.

Anak usia 4-8 disarankan mengonsumsi 800 miligram kalsium per hari untuk pertumbuhan tulang dan mengoptimalkan kepadatan tulang. Pemberian susu kepada anak-anak juga memerlukan cara dan waktu tepat, sehingga manfaat susu dapat terserap optimal oleh tubuh.

"Asupan 400 miligram di pagi hari ketika mereka membutuhkan energi dan 400 miligram menjelang tidur malam, akan membantu sel beregenerasi dan tumbuh optimal. Kalau anak tidak bisa minum susu, bisa digantikan dengan sumber kalsium dari makanan seperti tempe," saran dia.

Untuk membangun tulang yang kokoh, asupan kalsium perlu dibarengi vitamin D yang akan membantu tubuh menyerap kalsium lebih efektif. Sumbernya bisa dari makanan (terbanyak pada sayuran dan buah) maupun paparan sinar matahari pagi. Hal lainnya yang tak kalah penting adalah aktivitas olahraga.

Toni memaparkan, kalsium masuk ke dalam tubuh melalui mulut, lalu diserap usus dan beredar dalam darah. Nah, untuk masuk ke dalam tulang diperlukan proses pemompaan ke dalam tulang melalui aktivitas olahraga, terutama yang melibatkan high impact seperti lompat, loncat dan peregangan.

"Untuk anak yang terbaik adalah basket. Sebab, dalam olahraga ini ada unsur lari, lompat, loncat, sekaligus disenangi anak karena ada aspek 'bermain kasar' seperti senggolan," sebutnya.

Ditemui dalam acara yang sama, pebasket nasional Rommy Chandra, membenarkan bahwa aktivitas seperti basket dapat mendukung proses pertumbuhan anak, karena di dalamnya terdapat teknik-teknik berolahraga yang mampu mengoptimalkan pertumbuhan sel tulang.

Lay up, under the basket shoot, dan jump shoot adalah berbagai teknik dalam basket yang dapat menstimulasi pertumbuhan tulang paha dan tulang belakang sehingga menjadi lebih optimal.

"Sejak kecil saya memang hidup di lingkungan keluarga yang suka olahraga seperti bulu tangkis, karate, dan voli. Saat SMA, saya baru tertarik basket. Atas dorongan pelatih di sekolah,akhirnya saya masuk ke dalam tim basket sekolah," tutur pemilik tinggi badan 190 sentimeter itu.

Pria yang memiliki anak kembar itu mengungkapkan, memilki tubuh tinggi telah membawanya meraih kesempatan berharga serta pengalaman seru dalam hidup.

Dari basket pula ia dapat menjalin pertemanan lebih luas dengan banyak teman dari dalam dan luar negeri, meraih berbagai prestasi mewakili Indonesia di ajang internasional, dan yang pasti melihat dunia dengan lebih luas.

Read More..

Hati-hati Earphone Bisa Bikin Tuli ??

Friday, October 23, 2009

Saat mendengarkan lagu favorit muncul di radio, di gym atau di pemutar MP3 atau iPod, spontan kita akan langsung memperbesar volume suara dan ikut bernyanyi. Namun, berhati-hatilah pada volume suara yang keras lewat earphone. Pasalnya, terlalu sering terpapar musik keras bisa menyebabkan gangguan pendengaran.

Di Amerika Serikat dilaporkan makin banyak orang dewasa dan remaja yang didiagnosis mengalami tuli karena usia lanjut (presbiakusis) yang normalnya kondisi ini baru muncul di usia 50 tahun-an. Rupanya, para remaja dan orang dewasa muda itu adalah orang-orang yang setiap hari mendengarkan earphone selama berjam-jam.

Menurut ahli audio dari Cape Town Medi-Clinic, Lisa Nathan, akumulasi dari suara bising atau keras akan berkembang secara perlahan dan nyaris tanpa gejala. "Butuh waktu beberapa tahun sebelum gangguan muncul atau orang tersebut mengalami masalah pendengaran," katanya.

Misalnya, seorang remaja 15 tahun yang sering mendengarkan MP3 atau iPod dalam volume suara yang keras setiap hari, mungkin baru mengalami gangguan pendengaran saat usianya menjelang 30-an.

"Cepat lambatnya kerusakan pendengaran juga ditentukan oleh gaya hidup dan paparan pada sumber suara bising lainnya, misalnya, jika orang tersebut sering ke klub atau memainkan band, maka kerusakannya akan lebih buruk," katanya.

Telinga sendiri diciptakan dengan berbagai bagian fungsi yang saling bekerja sama sehingga seseorang mampu mendengar, memproses, dan memahami dunia di sekitarnya. Namun, saat suara di sekitar kita terlalu keras atau bising, sel-sel rambut yang halus di rumah siput dalam telinga (koklea) akan rusak. Sel rambut ini berfungsi menangkap frekuensi suara dan meneruskannya ke pusat persepsi pendengaran di otak.

"Pada awalnya kerusakan sel rambut hanya bersifat sementara. Gejalanya seperti saat salah satu telinga ditutup. Terkadang gejala ini juga diikuti dengan tinnitus, yakni kondisi di mana kita seperti mendengar dengungan di telinga," papar Nathan.

Tinnitus sebenarnya adalah hal yang normal karena merupakan tanda telah terjadi kerusakan di dalam sel rambut. Namun, makin sering kerusakan itu terjadi, kerusakannya pun akan menjadi permanen karena sel-sel yang rusak tadi tidak sempat memperbaiki diri atau keburu mati. Akibat dari kerusakan permanen tadi adalah tuli.

Suara diukur berdasarkan desibel (dB), dengan nilai 0 merupakan suara paling lembut yang bisa didengar manusia dan 180 adalah suara bising yang ditimbulkan oleh roket yang akan diterbangkan ke luar angkasa.

Rata-rata level suara percakapan sekitar 60 dB, sementara suara dari konser musik rock mencapai 115 dB. Para ahli percaya, paparan suara yang melebihi 85 dB dalam jangka panjang sangat berbahaya. Perlu diingat, volume suara tertinggi dari pemutar MP3 atau iPod adalah sekitar 100 dB. "Level maksimal yang disarankan adalah kurang dari 85 dB," kata Nathan.

Untuk mencegah dampak negatif dari earphone tadi, Nathan merekomendasikan penggunaan jenis earphone yang bisa mengurangi suara di latar belakang sehingga kita bisa mendengar suara musik dengan nyaman tanpa terganggu masuknya suara di sekitar. Dengan begitu, kita tak perlu menyetel musik dalam volume keras.

Read More..

MINUMAN soda berkarbonasi bisa merusak gigi ?

Wednesday, October 21, 2009

Tak heran bila ditemukan sebuah penelitian yang membuktikan bahwa menenggak white wine dapat merusak gigi Anda daripada red wine.

Seperti dikutip dari Daily Mail, Rabu (21/10/2009), berdasarkan penelitian para ilmuwan menemukan white wine, seperti Chardonnay dan Pinot Grigio lebih cepat merusak lapisan gigi daripada red wine macam Merlot dan Claret.

Para peneliti mengungkapkan, white wine dapat memperpanjang pengikisan lapisan pelindung gigi. Sehingga membuat gigi lebih sensitif terhadap dingin, panas, dan makanan manis.

Sementara para peminum red wine dapat meninggalkan noda di gigi yang tidak enak dilihat. Sementara kerusakan yang sama hanya sedikit bila menegak white wine.

Tim dari Johannes Gutenberg University di Mainz, Jerman, menemukan delapan efek dari red wine dan white wine dari Jerman, Prancis, Italia, dan Spanyol dari lapisan gigi pria dan wanita berusia 40-65 tahun.

Sampel gigi mereka direndam dalam wine selama 24 jam, kemudian secara perlahan diteliti di bawah mikroskop. Gigi yang direndam dalam white wine akan lebih hancur daripada gigi yang direndam dalam red whine. Para peneliti pun melaporkannya dalam jurnal Nutrition Research.

"Berdasarkan penelitian ini, dapat diramalkan bahwa sering mengonsumsi white wine sangat mudah menyebabkan pengikisan gigi," ungkap penulis Dr Brita Willershausen.

Berdasarkan penelitian sebelumnya membuktikan, minuman bersoda dan lemon, oranye, serta jus anggur dapat membuat lapisan gigi jadi membusuk.

Jika mengonsumsi kandungan asam dapat membuat gigi rusak, maka kerusakan akan semakin parah saat menggosok gigi secara berlebihan.

Diet, frekuensi menghisap, dan peran air liur dapat membuat white wine tidak merusak gigi. Tak hanya itu saja, para peneliti juga percaya makanan yang kaya kalsium dapat mengimbangi kerusakan.

"Tradisi menikmati keju untuk makanan pencuci mulut atau mengombinasikan minum wine, bisa jadi dapat memberikan efek baik mencegah erosi gigi. Karena keju mengandung kalsium yang tinggi untuk konsentrasi," ucap Dr Brita.

Sementara itu, dalam penelitian lain yang dilakukan New York University pada awal tahun ini menemukan, white wine justru hanya dapat memberi noda di gigi seperti halnya red wine.

Unsur asam dalam white wine meninggalkan noda yang keras pada gigi dan lapisan gigi. Sehingga membuat gigi sensitif terhadap makan, teh, dan kopi.

Read More..

Waspada Efek Samping Obat Impotensi!

Thursday, October 15, 2009

Seks tak selamanya berkobar. Ada kalanya remang-remang, bahkan padam. Salah satu penyebabnya adalah penis tidak dapat ereksi dan menjadi tegang. Tapi, orang lemah syahwat tak perlu berkecil hati karena dunia pengobatan telah menemukan obat impotensi.

Salah satu obat anti impotensi yang paling banyak dipakai di seluruh dunia adalah sildenafil yang di pasaran sering disebut dengan pil biru. Penelitian yang telah dilakukan secara ekstensif di banyak negara memang membuktikan bahwa obat ini punya tingkat keberhasilan tinggi, sampai 89 persen untuk memicu ereksi.

Kendati demikian, obat ini juga memiliki efek samping. Dalam suatu telaah sistematis dan meta analisis dari 49 penelitian klinis, Dr Alexander Tsertsvadze dari Ottawa Health Research Institute, Kanada dan timnya melaporkan bahwa pria yang memakai Sildenafasil sitrat memiliki risiko 1,5 kali lebih besar mengalami efek samping dibanding dengan mereka yang menggunakan plasebo.

Efek samping yang paling umum dari obat lemah syahwat ini antara lain adalah sakit kepala, dada berdebar-debar, sesak napas, dan gangguan penglihatan, flushing (muka memerah karena pelebaran pembuluh darah di wajah), serta gangguan pencernaan. Penelitian juga menunjukkan bahwa risiko efek samping meningkat seiring dengan ditambahnya dosis viagra yang diminum.

"Setiap obat pasti memiliki efek samping – tidak ada satupun obat yang bebas efek samping, termasuk sildenafil sitrat," kata dr. Budhi Damian Widjojo, Primary Care Medical Advisor PT. Pfizer Indonesia.

Sildenafil sitrat hanya boleh digunakan bila dokter menyatakan seorang pria terindikasi menderita disfungsi ereksi. "Tentunya pria dewasa yang boleh menggunakan obat ini," katanya.

Selain itu untuk menghindari efek samping yang tidak diinginkan, Budhi menjelaskan sildenafil sitrat tidak diperbolehkan pada pasien yang sedang minum obat jantung golongan nitrat. "Penggunaan sildenafil sitrat untuk pasien yang menderita penyakit jantung harus berhati-hati karena ada kemungkinan mereka minum obat golongan nitrat tersebut atau karena memang kondisi jantungnya yang tidak optimal untuk berhubungan seksual," jelasnya.

Pada pria, aliran darah merupakan bagian terpenting untuk menghasilkan hubungan seks yang baik. Sildenafil bekerja merelaksasi otot polos, dengan cara menghambat enzim fosfodiestrase. Otot polos yang berperan dalam impotensi disebut korpus kavernosum, suatu jaringan yang mendukung ereksi pada penis. Dalam kondisi relaksasi, aliran darah masuk ke dalam penis sehingga terjadilah ereksi.

Read More..

Trik Mengencangkan Perut yang 'buncit'

Wednesday, October 14, 2009

Sepertinya tidak mudah memperbaiki bentuk perut pada wanita yang bagian bawahnya cenderung menonjol, tetapi jika Anda serius dan konsisten melakukan 10 langkah dibawah setiap harinya, dijamin Anda dapat memiliki bentuk perut yang indah dan langsing sehingga membuat penampilan dan bentuk body anda lebih cantik.

1. Mengonsumsi semangkuk buah setiap hari. Buah mengandung serat yang memperlancar sistem pembuangan. Sistem pembuangan yang tidak lancar menyebabkan perut bagian tengah membesar seperti balon.

2. Minum banyak air. Air bersifat mengenyangkan, tidak mengandung kalori, dan memperlancar fungsi metabolisme tubuh

3. Hindari alkohol. Minuman beralkohol memang tidak mengandung lemak, namun mengandung kalori. Jenis minuman ini dapat meningkatkan produksi hormon kortisol yang memicu perubahan bentuk perut bagian bawah menjadi lebih besar.

4. Duduk tegak. Sikap tubuh membungkuk cenderung menyebabkan perut bagian bawah terlihat lebih besar. Agar melatih otot perut bagian bawah, kencangkan otot saat Anda duduk. Kemudian tarik bahu ke belakang, dagu ditarik ke atas, kemudian sandarkan punggung bagian bawah ke sandaran kursi. Posisi ini menyebabkan postur tubuh menjadi lebih baik.

5. Beraktivitas di rumah. Melakukan berbagai kegiatan sendiri, seperti mengangkat benda, membersihkan tempat tidur dan mengganti seprai, dapat membakar 350 kalori dalam satu jam. Cara ini berarti sama seperti membakar lemak tubuh, termasuk lemak yang berada di bagian perut.

6. Melatih panggul. Otot panggul yang kuat sangat dibutuhkan untuk membentuk otot perut yang kuat. Selain itu, saat melakukan latihan untuk mengencangkan otot panggul, otot di sekitar pinggang pun ikut terlatih. Kesempatan ini membuat otot perut bagian bawah mengencang.

7. Berjalan kaki. Jenis olahraga ini membuat Anda menggerakan tubuh bagian bawah, termasuk mengencangkan otot perut.

8. Melatih perut. Lakukan gerakan khusus yang menguatkan perut. Berbaring terlentang di lantai, letakkan kaki di atas dudukan kursi. Kemudian lipat tubuh Anda berlahan ke arah ujung kaki, angkat kepala, pundak dan punggung dari lantai. Kemudian perlahan-lahan kembali ke posisi semula. Lakukan sebanyak 10 - 12 hitungan, dua hingga tiga kali seminggu.

9. Mengencangkan perut dari sisi yang berbeda. Berbaringlah di lantai, letakkan tangan di sisi tubuh. Tekuk lutut 90 derajat. Kencangkan otot perut, dan tekan punggung ke lantai. Angkat panggul dari lantai, tahan beberapa detik, turunkan. Lakukan 10 - 12 hitungan, 2 - 3 kali seminggu.

10. Membentuk garis pinggang. Berbaringlah terlentang, tekuk kedua lutut. Posisikan pergelangan kaki kanan di atas lutut kiri dan letakkan tangan di belakang leher, pastikan kedua siku mengarah ke sisi luar tubuh. Angkat kepala dan punggung, putarkan dan pundak kiri ke arah lutut kanan. Tahan beberapa menit dan turunkan tubuh perlahan ke posisi semula. Lakukan gerakan sebanyak 10 - 12 hitungan, untuk kedua sisi tubuh, sebanyak 2 -3 kali dalam seminggu.

ref:conectique.com

Read More..

5 Langkah Menyusui Yang Baik dan Benar

Tuesday, September 29, 2009

Berikut adalah tata cara dan langkah-langkah tentang cara menyusui yang baik dan benar sehingga manfaat dari ASI tidak sepenuhnya dirasakan oleh sang bayi.

Langkah langkah tersebut dibagi menjadi 5 bagian, yakni :

1. Persiapan mental dan fisik. Ibu yang akan menyusui harus dalam keadaan tenang, tidak tergesa gesa atau takut dan malu payudaranya yang indah nongol ke permukaan. Tentu untuk memperoleh suasana ini, perlu dicari lokasi menyusui yang pas dan terjaga privasinya sehingga terhindar dari tontonan orang. Minum segelas air sebelum menyusui merupakan salah satu cara untuk membuat sang ibu merasa tenang. Hindari menyusui dalam keadaan haus dan lapar.

2 Persiapan tempat dan alat. Sebelum menyusui perlu dicari tempat duduk/kursi yang nyaman dengan sandaran punggung dan tangan serta bantalan untuk menopang tangan yang menggendong bayi. Capek khan kalau tangan terus terusan menyangga bayi dengan tidak nyaman, yang ujung ujungnya mempersingkat waktu menyusui.

3. Sebelum menggendong bayi, tangan dicuci sampai benar benar bersih untuk menghindari ASI terkontaminasi oleh kuman. Lalu sebelum menyusui, tekan daerah sekitar puting susu diantara telunjuk dan ibu jari sehingga keluar 2 – 3 tetes ASI, kemudian oleskan ke seluruh bagian puting susu. Cara menyusui yang baik adalah bila ibu melepaskan kedua payudaranya dari pemakaian BH.

4. Susukan bayi sesuai dengan kebutuhan, jangan dijadual. Biasanya kebutuhan terpenuhi dengan menyusui tiap 2 – 3 jam. Setiap menyusui, lakukan pada kedua payudara secara bergantian masing masing selama kurang lebih 10 menit. Mulai selalu dengan payudara sisi yang terakhir disusui sebelumnya. Periksa ASI sampai payudara terasa kosong.

5. Setelah selesai, oleskan ASI seperti awal menyusui dan biarkan kering oleh udara sebelum memakai BH untuk mencegah lecet. Hal ini dapat dilakukan sambil menyangga bayi agar bersendawa. Menyendawakan bayi setelah menyusui harus selalu dilakukan untuk mengeluarkan udara dari lambung supaya bayi tidak muntah.

Read More..

Overcome Menopause with Nutrafor Balance

Tuesday, September 15, 2009


MENOPAUSE (klimakterium) is a transitional period in women's lives. Where are the ovaries (ovaries) stop producing eggs, menstrual activity decreases and eventually stops, the formation of female hormones (estrogen and progesterone) decreases.

Actual menopause occurs at the end of the last menstrual cycle. But newly acquired certainty if a woman has not experienced the cycle for a minimum of 12 months. The average menopause occurs at age 50 years, but it can occur normally in women aged 40 years.

Occurrence of menopause is triggered by hormonal changes is a substance in the body. Hormones are chemical substances produced by certain glands in the body and its effect affect organs other.

As we all know there are three kinds of important hormones produced by the ovaries, namely estrogen, progesterone, and testoterson, where after reaching menopause hormones are not produced (Sadli, 1987).

The task of estrogen actually mature egg is expelled before. Therefore, as long as there is estrogen, the egg will still be produced. Then after a woman aged about 45 years, when the egg supply runs out, ovaries stop producing estrogen begin menstruating as a result did not reappear (Sadli, 1987).

Reduced levels of estrogen in menopause does not cause the formation of the epithelial layer in the cavity of the uterus. But the androgenic hormone produced by the adrenal glands and converted into estrogen this sometimes causes bleeding after menopause could be an indication of a disease (including cancer), then the doctors always check any bleeding that occurs after menopause.

Symptoms

Symptoms that may be found on the menopause: hot flashes, is due to increased blood flow in blood vessels face, neck, chest and back.

Hot flashes lasted for 30 seconds to 5 minutes. The vagina becomes dry due to the wall thinning of the vaginal tissue so when intercourse can result in pain.

Psychological and emotional symptoms (fatigue, irritability, difficulty sleeping and anxiety) could be caused by reduced levels of estrogen.

Sweating at night causing sleep disturbance that fatigue got worse and more easily offended. Dizziness, tingling and palpitations (heart pounding). The loss of bladder control (beser). Inflammation of the bladder or vagina and osteoporosis (bone loss).

At the time of menopause, the hormone estrogen decline sharply and opportunities of heart disease increases. Mechanism of estrogen in protecting the heart is due to the resulting protective effect.

In publication Heart Fitness for Life, Mary P McGowan MD writes that estrogen would increase HDL cholesterol (good) cholesterol and lower LDL (bad). This LDL cholesterol leads to plaque in the blood but with the presence of high HDL that acts as a sweeper so that plaques will be cleaned from sticking.

In cases of heart disease in Indonesia, more people were suffering from heart disease because of low HDL cholesterol and LDL-not because of its high. Therefore efforts should be increased HDL properly so as to suppress the risk of coronary heart disease. Without becoming smokers and women's risk for heart disease is when to stop menstruating.

Medical

There are two types of treatment that is providing pre-menopausal estrogen hormone in two ways, namely chemically (HRT-hormone replacement therapy) and natural (Phytoestrogens). The second difference is the way the side effects are generated, chemically causing physical symptoms, whereas naturally almost certainly not cause side effects.

Not all postmenopausal women should undergo hormone replacement therapy (HRT). Each woman should discuss the risks and benefits of HRT with his personal physician. Some side effects of HRT; vaginal bleeding, breast pain, nausea, vomiting, abdominal bloating, cramps of the uterus. Provision of phytoestrogens (estrogen from herbal materials), can help overcome menopausal symptoms that will arise, without causing side effects.

One of the most powerful phyto-oestrogens is Red Clover (Trifolium plants protense Extract), where the level of power isoflavonnya 20-fold from Soya (soy). Also Red Clover is also capable of Lower frequency of hot flushes and complaints to 48.5 percent and night sweats in menopausal women day after 16 weeks.

Increasing HDL cholesterol levels up to 15.7 to 28.6 percent after 6 months, increase in Bone Mineral Densty proximal radius and ulna up to 4.1 percent after 6 months. Black cohosh is also known as phytoestrogens because they have the ability to improve climacteric complaints; hot flushes, vaginal dryness, emotional disorders and depression due to menopause.

Based on research done by a woman Health initiative (WHI), giving Sulion hormone therapy (HRT) or combined hormone replacement therapy is not recommended because it exceeds the 5-year risk of breast cancer. Now there is an alternative that is safe and natural with phytoestrogens, a natural estrogen compounds derived from plants.

Nutrafor Balance

Is a combination of supplements that contain phytoestrogens insoplavon extract of red clover and red clover extracts and black cohosh for menopausal symptoms mengatsi, plus calcium and vitamin D3.

Red Clover (Extra plants Trofolium Protense), useful mengatsi menopausal complaints such as hot flushes, inhibits activation of cells of bone-destroying cells, stabilize blood cholesterol levels and inhibits the growth of cancer cells.

Black cohosh (Cimicifuga racemosa plant extracts), beneficial to overcome symptoms of menopause such as hot fluhes, depression, emotional changes, and vaginal dryness.

Calium and Vitamin D3. useful to maintain bone mass so as to reduce the risk of osteoporosis.

With the quality of life Balance Nutrafor woman waking up at ages prior to and during menopause. Just be sure!!

Read More..

Diligent Sex involve Sexy!

Thursday, September 3, 2009


Sexually active were able to make a woman twice felt more sexy. On average the happiest women are those who most regularly have sex and healthy.

On the other hand proved to be sexually active could be happier than financially prosperous. That glimpse of the results of research by David Blachflower, economic experts from Dartmouth College and Andrew Oswald of Warwick University in England

Blachflower and colleagues investigated the relationship between happiness and sexual activity at about 16,000 people that they made the sample.

They found that sex was a strong influence and positive effect on happiness itself. Even sex practically identical with happiness. But that does not mean living in poverty and are sexually active can make life more happy and meaningful.

As reported by the Journal of Money, Sex and Happiness: An Empirical Study published by the National Bureau of Economic Research, there is a change in the pattern of sex once per month to twice a week is equivalent to feeling happier after getting additional income of U.S. $ 50,000, for the average average worker in America.

"These results also prove that the money still determines a person's happiness, though not as much as economists think. We must also look at the psychological and realize there are other things more important than just the financial side," Blanchflower said.

Meanwhile, other studies mention of sexual activity in men, women, gay atupun proved to increase testosterone levels, although the effects of testosterone increase more common in women. Increase in testosterone in women increasingly easier for them to have an orgasm, improve self-confidence, and makes them look more sexy

The first study of two research studies conducted by the Department of Psychology, Simon Fraser University, Canada's, reveals women and men can change their hormone levels based on how often they hugged, cuddled or intercourse, which automatically will increase testosterone levels.

Rise and fall of testosterone levels did affect health, although the increase was still detected in normal limits.

"The first study found a positive effect on the increase in testosterone levels," explained study leader Sari van Anders.

Published research for Hormones and Behavior journal, examined the level of testosterone in 49 women before and after cuddling, intercourse and physical exercise.

After sexual activity, respondents were asked to fill questionnaires including the experience of orgasm, levels of sexual desire, and the feelings they felt after intercourse.

In this case too beperan exercise, since physical exercise also helped change the condition of one's biochemistry.

The study noted the respondents testosterone levels before and after hugging and sexual intercourse are significantly different.

Increasing testosterone levels rise after intercourse. The higher the level of testosterone, the female orgasm, the better, and feeling increasingly sexy on the next day.

Read More..

Brain stimulation with Movement

Tuesday, August 25, 2009

Gymnastics not only make the body fit. Gymnastics can also stimulate your baby's brain. Gymnastics popularly called brain gym can also be done while playing. Which parent does not want her to grow optimally developed. Therefore, to know the child grows optimally developed or not, every parent should know the milestones (stages) at each age child development.

"The parents should also note, that the growth-optimal flower will be supported by optimal brain growth," said psychologist from the Center for Child Growth Therapy YAMET (Foundation Medical Exercise Therapy), Tri Gunadi OTR (Ind.) SPSI.

Tri said, the fastest brain growth occurs only in the first year of life of children, and will not happen again. Therefore, do not ever wasted the golden opportunity.

At the time a child turns three years old, his brain has formed 1000 trillion or network connection, which is about twice as much relationship as adults have. This period is called the golden period or during the golden child. Since the gold is, should parents give brain stimulation in children.

Brain stimulation growth will impact the optimal developing in children. "Brain stimulation can be done in various ways. First, good nutrition, good macro-nutrient and micro-nutrients. Second, the brain games and sensory games and the third, with a brain gym or exercise the brain," he explained.

Brain Gym is a series of simple movement exercises to stimulate the brain in learning easy. In a fast exciting activities, and can increase the excitement as this exercise is very helpful in moving the limbs, coordinate movement, and skills.

"Brain Gym helps children to be able to utilize the full potential of its natural brain through movement and touch," he said when a speaker in the Smart Parents Conference held Frisian Flag.

It's important to learn in a variety of activities, such as learning to walk and run (do movement activities to think and move at the same time).

Gymnastics is also able to increase the attention (the activity carried out to focus on one thing and understand it). While the eye movement, brain, and body, also helps children to read more smoothly.

"Brain Gym enables children to learn without stress," he said. Tri explained, gymnastics is a very simple activities to stimulate children.

Movement in this exercise does not require materials or special place. That is, these exercises can be done anytime and anywhere. Not only stimulates the brain, brain exercise can also improve self-confidence. The results are also quick and can be explained in neurophysiological. This is what makes brain gym is very effective to handle children who have learning barriers and stress.

"Brain Gym is also recognized as one technique is best learned by the National Learning Foundation USA and is widespread in many countries," he said.

The movement in this exercise will also open parts of the brain is entirely closed or obstructed. Child psychologist from the University of Indonesia, Gisella Tani Pratiwi SPSI, said to stimulate the child choose the light and movement can be done while playing.

"Playing is something that is done without any coercion or voluntary, enjoyable, and fun. Therefore, do movements to stimulate children through play.

Read More..

5 clever ways to boost your family’s nutrition

Friday, July 31, 2009

How can you easily improve your family's daily diet without much hassle? Getting your kids to eat nutrient-packed meals doesn't have to take a lot of work. Just a few simple changes, like buying the right vegetables or substituting condiments, can put them on the road to healthier eating.

1. Make the switch to sweets — potatoes, that is!
Use sweet potatoes in place of standard white potatoes for baked potatoes, oven fries, mashed potatoes, and in soups and stews. While both types are nutritious options that are high in potassium, folate and vitamin C, sweet potatoes offer the added bonus of a gigantic dose of beta-carotene — a potent antioxidant and nutrient critical for healthy vision and skin. Even though sweet potatoes contain more sugar than white potatoes, they actually raise blood sugars less than their white counterparts. Why? Sweet potatoes have more than twice as much fiber as a russet baking potato, and much of it is the soluble type, which helps slow your body’s absorption of sugars from food.
Story continues below ↓advertisement | your ad here

What’s more, kids love their pleasingly sweet taste, so it will be easy to get them on board with the change.

2. Bake better with whole-grain flour
When making cookies, muffins or other treats, replace half of the all-purpose in your recipe with whole-wheat or oat flour. You can safely make this swap without making any other adjustments to the recipe and you’ll benefit from the extra fiber, vitamins and minerals found in whole grains. You can even make your own oat flour at home — just pulse rolled oats in the food processor until they form a fine powder.

To maximize shelf life, store whole-grain flours in the fridge or freezer. Because the oil-rich germ is left intact, whole-grain flours go rancid faster than all-purpose flour.

3. Go dark when you go green
Instead of defaulting to iceberg lettuce — the most common choice for salads and sandwiches — turn over a new leaf and choose darker lettuces like romaine, arugula, escarole, bibb or baby spinach instead. In general, the darker the green, the richer its nutrient profile. A lettuce’s vibrant green color is a good indicator it contains more potassium, beta carotene, folate, fiber and vitamin K than classic iceberg. Even though the difference isn’t always dramatic, it’s a great way to give your diet a healthy nudge in the right direction.

4. Capitalize on condiments!
Choose condiments that add a hit of nutrition, as well as flavor, to sandwiches, wraps, burgers, tacos and baked potatoes. Use hummus in place of mayo as a sandwich spread to add protein and fiber. Or, add a smear of guacamole; the avocado it contains is one of the richest sources of heart-healthy monounsaturated fats. Replace ketchup — which contains mostly sugar and very little in the way of vegetables — with a spoonful of low-sodium salsa or fruit chutney to slightly boost your produce intake. Every little bit helps!

5. Snack smarter … with popcorn!
Make air-popped popcorn your snack food of choice. As a whole-grain snack, it has far more fiber and other nutrients than potato chips, cheese twists or pretzels made with refined white flour. Plus, it’s incredibly voluminous, so it fills you up for a relatively low caloric cost — only about 30 calories per cup for air-popped or “light” microwavable varieties. Of course, dousing popcorn with melted butter easily negates any health advantage by jacking up the calories and saturated fat big time.

To keep it light, flavor plain air-popped with spices (black pepper, Cajun seasoning, chili powder and cumin work well) or dust it with grated Parmesan cheese (your kids will be all over this one).

source:msnbc.com

Read More..